Lionel Messi Akankah Menjadi Pemain Terbaik

Siapakah pemain terbaik di dunia, Messi atau Ronaldo? Well, dengan Portugal telah tersingkir dari Piala Dunia dan Argentina yang diinspirasi Messi sekarang telah mencapai perempat-final, sang bintang Barcelona berkesempatan mengonfirmasikan diri sebagai No. 1.

Lionel Messi

Lionel Messi

Begitulah opini yang disampaikan bek yang pernah menjuarai Piala Dunia bersama Italia, Alessandro Nesta, setelah Messi kembali menunjukkan performa man of the match dengan mengirim umpan matang untuk gol kemenangan yang dicetak Angel di Maria buat membawa Argentina bertemu Belgia di babak delapan besar.

Ada Juga koleksi empat gol yang telah dibukukan Messi sendiri membuatnya berada di posisi kedua daftar topskor turnamen bersama Neymar. Kualitas yang ditunjukkannya membuat Nesta, Duta Tim Sony untuk Piala Dunia di Brasil, membuka kembali diskusi tentang siapa yang terbaik.

“Secara global, menyimak keseluruhan karier, puncak paling tinggi disentuh oleh Messi,” kata Nesta. “Sayangnya, pada satu tahun di mana saya sempat empat kali bermain melawannya dalam semusim, saya sangat tak beruntung dan sudah cukup tua!”

“Ia memiliki sesuatu yang spesial, benar-benar di luar pemain biasa. CR7 juga seorang juara hebat, tapi Messi spesial, lawan paling sulit untuk seorang bek. Messi bisa membuat sepuluh sprint berurutan, mustahil bagi Anda mengunggulinya.”

Seperti yang diketahui kubu Swiss, bahkan saat telah memasuki pengujung extra-time pun si penyihir Barca ini masih dapat menemukan cadangan stamina dan kekuatan untuk menghasilkan momen penentu kemenangan, menarik para bek dengan liukan khasnya sebelum mengirim assist manis untuk Di Maria. “Anda sudah sangat lelah sementara dia tetap segar dan reaktif, tak ada tandingan untuknya, kemampuannya menjaga bola tiada bandingannya,” imbuh Nesta.

“CR7 mengubah gaya permainannya secara radikal. Saya ingat ketika bertanding menghadapinya di Manchester, dia sangat tricky, suka mendribel, sekarang dia lebih efektif, dia selalu melepas tembakan-tembakan akurat, dia sangat berbahaya karena ini. Dia telah banyak mengubah gayanya, sekarang dia menggunakan skill-nya untuk menjadi lebih efektif ketimbang hanya sekadar untuk menunjukkan kemampuannya.”

Tetapi apabila Messi dapat menambahkan trofi Piala Dunia ke daftar prestasinya yang sudah segudang pada 13 Juli, diskusi tanpa ujung ini boleh jadi akan berakhir.