Jusuf Kalla tidak ingin ISL Ditunda

ISL

Jusuf Kalla ingin Menpora tidak menunda ISL

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), angkat bicara mengenai polemik kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015. Itu setelah, dirinya menerima perwakilan pengurus PSSI dan komite ad-hoc Sinergi di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (1/4).

Di samping itu, JK juga menyoroti kebijakan-kebijakan yang diambil Menpora RI, Imam Nahrawi, terkait kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia itu. “Saya sudah bicara dengan Menpora agar jangan ditunda-tunda (ISL), harus jalan,” ujar JK kepada 303VIP.

“Pemerintah tugasnya mendukung, men-support, tidak perlu terlalu jauh mencampuri urusan internal liga dan macam-macam. Tugas Pemerintah itu mengayomi, melindungi, bukan mengatur-atur segala,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menpora melalui Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) telah menetapkan hanya memberikan rekomendasi terhadap 16 klub ISL. Arema Cronus dan Persebaya Surabaya tidak diberikan rekomendasi lantaran dinilai masih terganjal soal dualisme.

Sementara PT Liga Indonesia selaku operator menegaskan ISL tidak bisa jalan jika peserta kurang dari 18 klub. Kick-off ISL sendiri direncanakan tetap bergulir pada 4 April nanti.

Leave a Reply